Dairi, Nasionaldetik.com
— Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan, Sertu Sparman Latif, Babinsa Koramil 03/Parongil, Kodim 0206/Dairi, turun langsung mendampingi petani Carter Napitupulu di Desa Polling Anak-Anak, Kecamatan Silima Pungga-pungga, Kabupaten Dairi, untuk membuat pupuk bokashi dari bahan-bahan alami dan limbah organik.
Kegiatan yang dilakukan pada Selasa (21/10/2025) ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mengembangkan pertanian yang mandiri dan ramah lingkungan. Dalam praktiknya, Babinsa mendampingi para petani mulai dari pencampuran bahan, proses fermentasi hingga pengomposan, agar hasil pupuk memiliki kualitas baik dan bisa digunakan untuk menyuburkan lahan pertanian.
Sertu Sparman Latif menjelaskan, pupuk bokashi yang dibuat berasal dari kohe (kotoran ayam) yang dicampur dengan sekam padi dan cairan EM4. “Tujuan kegiatan ini untuk mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia, meningkatkan kesuburan tanah, dan memanfaatkan limbah organik menjadi sesuatu yang bermanfaat,” ujarnya.
Sementara itu, petani Carter Napitupulu menyampaikan apresiasi atas pendampingan Babinsa yang telah memberi pengetahuan baru bagi para petani di desanya. “Dengan adanya pelatihan ini, kami jadi tahu cara membuat pupuk alami sendiri. Selain hemat biaya, hasilnya juga bagus untuk tanaman,” katanya.
Terpisah, Danramil 03/Parongil Kapten Inf Hernandez menyampaikan bahwa kegiatan Babinsa mendampingi petani merupakan bagian dari program pembinaan teritorial TNI AD. “Babinsa diharapkan selalu hadir di tengah masyarakat untuk membantu memecahkan masalah di lapangan, termasuk dalam bidang pertanian. Ini adalah bentuk pengabdian TNI untuk rakyat,” tegasnya.
Sumber: Prajurit Pena
(Nur Kennan Tarigan)







































