Pakpak Bharat, Nasionaldetik.com
– Dalam upaya menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan hasil pertanian masyarakat, Babinsa Koramil 07/Salak, Kodim 0206/Dairi, Kopda Normal Banurea melaksanakan kegiatan komunikasi sosial dengan menyapa petani di Dusun II Barisan, Desa Salak II, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Senin (20/10/2025). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pendampingan kepada petani yang sedang menghadapi tantangan perubahan cuaca.
Kunjungan Kopda Normal Banurea kali ini menyasar kebun cabai merah milik Parulian Banurea, seluas empat rante, yang ditanami secara tumpang sari dengan jagung. Dalam perbincangan hangat di tengah kebun, Parulian mengungkapkan bahwa sebagian tanaman cabainya mengalami keriting daun pucuk akibat cuaca yang tidak menentu. Meski demikian, tanaman jagung yang berfungsi sebagai pelindung tumbuh subur dan siap dipanen dalam dua minggu ke depan.
Mendengar keluhan petani binaannya, Kopda Normal Banurea memberikan pendampingan teknis terkait cara merawat tanaman cabai yang mulai terdampak cuaca ekstrem. Ia menyarankan agar petani melakukan penyiraman teratur tanpa menimbulkan genangan air, pemupukan rutin setiap dua minggu sekali menggunakan pupuk cair atau NPK, serta pemangkasan tunas muda untuk memperkuat pertumbuhan tanaman. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya pengendalian hama penyakit secara berkala dengan pestisida nabati maupun kimia sesuai kebutuhan.
“Perubahan cuaca memang sulit diprediksi, tapi dengan perawatan yang konsisten dan teknik yang tepat, tanaman tetap bisa tumbuh optimal. Saya ajak para petani untuk tetap semangat dan jangan mudah menyerah,” ujar Kopda Normal Banurea. Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di lapangan bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberi semangat dan solusi bagi masyarakat desa binaan.
Sementara itu, Danramil 07/Salak, Kapten Inf A.F. Sagala, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan Babinsa merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya petani. “Babinsa harus hadir sebagai motivator di tengah masyarakat. Cuaca boleh berubah, tapi semangat untuk bekerja dan menghasilkan yang terbaik bagi keluarga harus tetap dijaga,” pungkasnya.
Sumber: Prajurit Pena
(Nur Kennan Tarigan)







































