PROYEK IRIGASI CILACAP MENCEMASKAN, DIRJEN LAHAN DAN IRIGASI HARUS TURUN TANGAN!

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Minggu, 19 Oktober 2025 - 20:56 WIB

5085 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasionaldetik.com,— Proyek Optimasi Lahan Non Rawa di Desa Sidaurip, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, kini menjadi sorotan nasional. Proyek senilai Rp1.840.000.000 yang dibiayai APBN ini berada di bawah naungan program strategis Kementerian Pertanian (Kementan), khususnya Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian. Minggu 19/10/2025.

Menyusul temuan serius mengenai dugaan minimnya transparansi (pelanggaran UU KIP) dan kualitas konstruksi yang meragukan, masyarakat mendesak agar penanggung jawab tertinggi segera mengambil tindakan sebelum terjadi pembengkakan kerugian negara dan kegagalan fungsi infrastruktur pertanian.

Dugaan kuat minimnya transparansi muncul dari hasil kontrol sosial yang dilakukan oleh awak media di lokasi proyek pada Kamis, 16 Oktober.
Saat tim media tiba, terlihat dengan jelas di kasat mata bahwa belum ada satupun papan informasi anggaran dana terpasang di empat titik pekerjaan irigasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketiadaan papan nama ini adalah pelanggaran terang-terangan terhadap Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan secara sengaja menghambat pengawasan masyarakat terhadap penggunaan dana APBN.

Selain masalah transparansi, kualitas pengerjaan di Dusun Kebangsari RT 03/RW 07 juga ditemukan cacat material. Pada saat kontrol sosial, tim awak media bahkan dapat memegang dan merasakan langsung adukan campuran pasir dan semen yang digunakan.

Hasilnya mencengangkan: adukan tersebut sangat rapuh dan gampang lebur saat diremas menggunakan tangan. Kondisi ini secara kuat menduga adanya kekurangan takaran semen yang signifikan dalam adukan.

Ditambah lagi, konstruksi pemasangan batu belah terlihat dilakukan tanpa dasaran yang memadai dan dalam kondisi terendam luapan air, yang secara teknis akan mengurangi kekuatan bangunan secara drastis.

Mengingat temuan fakta yang mengkhawatirkan ini, Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (Ditjen LIP) Kementan, selaku penanggung jawab program, diminta segera bertindak.

Sidak Tuntas dan Audit Material: Ditjen LIP harus segera menurunkan Tim Teknis Pengawasan dari pusat untuk melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) dan audit mutu material.
Segera lakukan pengujian rasio campuran semen untuk membuktikan dugaan kekurangan takaran.

Tindakan Administratif dan Hukum: Kementan harus mengevaluasi kinerja Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap selaku pengawas lapangan dan menindak tegas pelaksana proyek, UPKK Gapoktan Sidodadi, yang jelas-jelas mengabaikan standar konstruksi dan kewajiban KIP.

Ancaman nyata dari pengerjaan yang tidak berkualitas ini adalah kerugian negara miliaran rupiah karena infrastruktur irigasi dipastikan akan cepat rusak, menggagalkan upaya peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dan ketahanan pangan nasional.

Tim Redaksi Prima

Berita Terkait

Satgas Gulbencal Kodam I/BB Optimalkan Pembangunan Jembatan Aramco di Hutanabolon
Satgas Yonzipur I/BB Percepat Pembangunan Jembatan Aramco di Padangsidimpuan
Kumpulkan Jajaran Pembinaan, Kalapas: Perkuat Pendidikan Karakter, Jaga Sinergi dengan Stakeholder!
Mewakili Danramil 03/Sungai Sariak, Babinsa Hadiri Apel Gabungan TNI–Polri Bersama Forkopimca
Tanamkan Karakter Bangsa, Pabung Tubaba Kapten Inf Gus Amirul “Sapa” Siswa SMPN 2 Tumijajar.
Menjalin Kedekatan Tanpa Sekat, Babinsa 07/Salak Anjangsana ke Rumah Warga di Desa Ulu Merah
Pangdam I/BB Tinjau Kedatangan Bantuan Kasad untuk Korban Bencana Alam di Pelabuhan Belawan
Pelayanan Publik Dikorbankan? Dugaan Pungli Dishub Gorontalo di Area Pelabuhan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:33 WIB

Satgas Gulbencal Kodam I/BB Optimalkan Pembangunan Jembatan Aramco di Hutanabolon

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:25 WIB

Satgas Yonzipur I/BB Percepat Pembangunan Jembatan Aramco di Padangsidimpuan

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:14 WIB

Kumpulkan Jajaran Pembinaan, Kalapas: Perkuat Pendidikan Karakter, Jaga Sinergi dengan Stakeholder!

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:51 WIB

Mewakili Danramil 03/Sungai Sariak, Babinsa Hadiri Apel Gabungan TNI–Polri Bersama Forkopimca

Selasa, 13 Januari 2026 - 00:07 WIB

Menjalin Kedekatan Tanpa Sekat, Babinsa 07/Salak Anjangsana ke Rumah Warga di Desa Ulu Merah

Senin, 12 Januari 2026 - 22:08 WIB

Pangdam I/BB Tinjau Kedatangan Bantuan Kasad untuk Korban Bencana Alam di Pelabuhan Belawan

Senin, 12 Januari 2026 - 16:31 WIB

Pelayanan Publik Dikorbankan? Dugaan Pungli Dishub Gorontalo di Area Pelabuhan

Senin, 12 Januari 2026 - 15:36 WIB

ADA APA INI : Administrasi Lumpuh, Gaji ASN “Disekap”, dan Pasien BPJS Terlunta: Di Mana Hati Nurani Penguasa Balut?

Berita Terbaru