Tak Sampai 24 Jam Pelaku Pembunuhan Di Nias Selatan Tertangkap

Edi Supriadi

- Redaksi

Sabtu, 29 Juni 2024 - 01:30 WIB

4063 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Nasionaldetik.com , Nias Selatan – Dalam waktu kurang lebih empat jam, pihak Polres Nias Selatan berhasil menangkap pelaku pembunuhan di Desa Hiliaurifa Hilisimaetano, Kecamatan Maniamolo, Kabupaten Nias Selatan. Kejadian ini berlangsung pada hari Jumat, 28 Juni 2024, di Desa Faomasi Hilisimaetano, Kecamatan Maniamolo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Nias Selatan, AKBP Boney Wahyu Wicaksono, SH, MH, SIK, melalui Kasat Reskrim Polres Nias Selatan, AKP Fredy Siagian, menyatakan bahwa peristiwa pembunuhan terjadi pada pukul 00.30 WIB dan mengakibatkan korban Sito’olo Laia alias Ama Ester (48) meninggal dunia. Pelaku pembunuhan tersebut adalah Fa’ahakho Dodo Dakhi alias Ama Wita (40).

Baca Juga :  Pelaku Jambret Ini Tak Berkutik Usai dihadapkan dengan Polsek Bengkong, Begini Nasibnya Sekarang!

“Fa’akho Dodo diduga sebagai tersangka pembunuhan terhadap korban Sito’olo alias Ama Ester telah diamankan kurang lebih empat jam setelah kejadian, di bawah pimpinan BRIPKA Fery Dachi,” ujar AKP Fredy Siagian.

Berdasarkan keterangan saksi, sebelum terjadinya pembunuhan, pada Kamis sekitar pukul 20.00 WIB, saksi bernama Artinus Laia hendak mengambil uang dari toke karet di Desa Faomasi Hilisimaetano. Ama Ester kemudian meminta untuk ikut menemani Artinus, dan keduanya berangkat mengendarai sepeda motor masing-masing.

Artinus dan Ama Ester berangkat bersama-sama. Namun, di tengah perjalanan, pelaku menghadang Ama Ester sekitar 50 meter dari rumahnya. Pelaku langsung menombak Ama Ester di bagian telapak tangan kiri, hingga tombak tersebut tertancap kuat di telapak tangannya. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku melakukan aksinya karena dendam terhadap korban yang sering mengancamnya.

Baca Juga :  Polda Jatim Berhasil Pulangkan 6 PMI Korban TPPO dari Thailand ke Indonesia

Tidak puas hanya melukai telapak tangan korbannya, pelaku kemudian kembali menusuk dada atas sebelah kanan Ama Ester. Artinus langsung menghampiri korban, sementara pelaku melarikan diri.

“Artinus langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Hiliaurifa lewat telepon,” kata AKP Fredy Siagian. Kepala Desa Hiliaurifa kemudian segera menghubungi personil Polres Nias Selatan, yang dipimpin oleh BRIPKA Fery Dachi untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

Penulis : gulo

Pimred : Edi uban

Editor : Yuan / Tambunan

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 03:40 WIB

PNIB: Negara Tak Boleh Kalah, Pecat ASN dan Tenaga Honorer Pro Khilafah di Kementrian, BUMN dan BUMD

Sabtu, 13 Juli 2024 - 12:53 WIB

Peristiwa Perusakan Kaca Spion Bus Harapan Jaya di Jombang Berakhir Damai

Sabtu, 13 Juli 2024 - 12:51 WIB

Tekad Bulat Anak Penjual Rempeyek di Jombang Membawanya Lolos Jadi Polisi

Sabtu, 13 Juli 2024 - 07:53 WIB

13/7 13.11] Gus waluyo Jombang: Alasan PNIB Anti Khilafah, Wahabi Radikalisme Terorisme : Kita Negara Mayoritas Muslim Yang Mencintai Kebhinekaan

Rabu, 10 Juli 2024 - 12:12 WIB

Polres Jombang Raih Penghargaan Unit Pelayanan Publik Terbaik dari KemenPAN-RB

Rabu, 10 Juli 2024 - 00:30 WIB

Jadwal Kunjungan Paus ke Indonesia September, PNIB : Waspada Kelompok Intoleransi, Khilafah Wahabi Radikalisme Terorisme Memanfaatkan Sebagai Momentum Adu Domba

Rabu, 26 Juni 2024 - 08:53 WIB

Tim Rajawali Satreskrim Polres Jombang, Buru Komplotam Pelaku Pencurian Motor di Puskesmas Mojoagung

Rabu, 26 Juni 2024 - 08:27 WIB

Bakti Sosial, Polres Jombang Berikan Bantuan Pompa dan Saluran Air Bersih

Berita Terbaru