Pihak Ketiga Suplai BBM Di PT Jakon, Diduga Tak Ada Ijin Angkutan

Edi Supriadi

- Redaksi

Jumat, 28 Juni 2024 - 10:15 WIB

40137 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

 

Nasionaldetik.com , Nias Barat – Pengangkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) di PT Jaya Konstruksi yang sedang mengerjakan proyek jalan dan jembatan Sirombu-Afulu di Nias Utara diduga belum mengantongi izin usaha angkutan.

Berdasarkan pasal Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, pengangkutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 tanpa Izin Usaha Pengangkutan dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan denda paling tinggi Rp40.000.000.000,00 (empat puluh miliar rupiah).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa masyarakat yang tidak ingin disebut namanya menjelaskan bahwa BBM untuk keperluan alat berat dan mesin di PT Jaya Konstruksi diangkut menggunakan kendaraan jenis L300. “Kami melihat kadang-kadang diangkut pakai truk, dan yang sering pakai L300, yang bermuatan drum berisikan BBM,” jelas salah satu warga.

Baca Juga :  Polres Metro Jakpus Gelar Bazar Sembako Murah Ramadhan

Menanggapi hal itu, PT Jaya Konstruksi yang diwakili oleh Aris kepada wartawan pada tanggal 25 membenarkan bahwa pengangkutan BBM telah diserahkan kepada pihak ketiga. “Benar, BBM disuplai oleh Ama Bram,” ujarnya.

Sementara Kepala Kerja PT Jaya Konstruksi Sunarjo saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp-nya tentang izin usaha Ama Bram terkait penjualan BBM ke PT-nya mengatakan akan bertanya kepada Salmi. “Saya tanya dulu ke Pak Salmi ya Pak,” jawabnya.

Baca Juga :  Pj Gubernur Resmikan Gedung Manajemen Administrasi dan Poliklinik RS Jiwa Sultra

Terkait jenis BBM dan izin angkutan minyak yang disuplai oleh Ama Bram masih belum dijawab. Saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Ama Bram menerangkan bahwa dirinya menyuplai BBM ke PT Jaya Konstruksi bersama temannya, Salmi. “Iya, BBMnya kita ambil dari Gunungsitoli, dengan jenis deslaik,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa jenis BBM deslaik itu non-subsidi, dengan harga dua kali lipat dari harga solar biasa. Ama Bram juga memastikan bahwa dirinya memiliki izin usaha untuk pengangkutan BBM tersebut

Penulis : gulo

Pimred : Edi uban

Editor : Yuan / Tambunan

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 18:24 WIB

Taqwaddin ; ICMI tidak Berpolitik, tapi Mendukung Siapapun yang Terpilih dalam Pilkada nanti

Sabtu, 13 Juli 2024 - 22:12 WIB

Nasir Jamil ; Wacana Bagus Perlunya Hakim Ad Hoc Jinayah di Aceh

Sabtu, 13 Juli 2024 - 21:36 WIB

Taqwaddin; Perlunya Hakim Ad Hoc Jinayah di Aceh

Sabtu, 13 Juli 2024 - 20:12 WIB

Kasdam IM Hadiri Acara Musyawarah Daerah III Indonesia Off-Road Federation (IOF) Pengurus Daerah Aceh, Kukuhkan Ketua Baru

Kamis, 11 Juli 2024 - 21:46 WIB

Satpol PP dan WH Aceh Datangi Hotel Yang Fi Duga Tempat Esek Esek

Rabu, 3 Juli 2024 - 12:01 WIB

Brigjen Armia Fahmi Ajak semua Pihak Harumkan Nama Aceh pada Momen PON Aceh-Sumut

Kamis, 27 Juni 2024 - 14:39 WIB

Diumumkan Gerindra, Prof Adjunct. Dr. Marniati Diajukan Sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur Aceh

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:22 WIB

Darni M, Daud Ingin Bangkitkan Ekonomi Rakyat, Ratusan Relawan Berikan Dukungan Maju Gubernur Aceh

Berita Terbaru