Tiga Risiko yang Berpotensi Hambat Indonesia Emas 2045?

Kamal Porang

- Redaksi

Rabu, 26 Juni 2024 - 14:34 WIB

4041 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bonus demografi menjadi momentum penting bagi Pemerintah Indonesia untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Tingginya usia produktif penduduk yang mencapai 68,3% pada 2030 mendatang berpotensi besar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Lantas, apa saja tantangan yang dapat menghambat produktivitas generasi emas?

Ketua Masyarakat Sadar Risiko Indonesia (MASINDO), Dimas Syailendra, menjelaskan ada tiga jenis tantangan yang berpotensi mengancam produktivitas generasi emas, yakni risiko kesehatan, lingkungan, dan sosial. Terkait risiko kesehatan, penyakit kronis dan gaya hidup tidak sehat dapat mengurangi daya kerja individu. Contohnya, kebiasaan mengonsumsi produk-produk dengan risiko kesehatan yang tinggi seperti minuman berpemanis, alkohol hingga rokok.

Dari aspek risiko lingkungan, lanjut Dimas, perubahan iklim hingga pencemaran lingkungan berpotensi merusak sumber daya alam. Adapun risiko sosial mencakup ketimpangan pendapatan, pengangguran, dan kurangnya akses pendidikan berkualitas yang dapat memperlebar kesenjangan kompetensi dalam masyarakat.

“Semua risiko ini dapat menghambat produktivitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara jangka panjang,” ucap Dimas.

Untuk mengantisipasi ketiga risiko tersebut, Dimas menyuarakan pentingnya membangun budaya sadar risiko di masyarakat. Misalnya dalam risiko kesehatan, masyarakat dapat beralih menggunakan produk-produk dengan tingkat risiko yang lebih rendah, seperti minuman rendah gula dan produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik dan produk tembakau yang dipanaskan.

“Masyarakat seharusnya mendapatkan akses informasi akurat soal faktor pengurangan risiko dan kajian ilmiah dari produk-produk alternatif yang terbukti secara kajian ilmiah memiliki risiko yang lebih rendah. Salah satu alasan didirikannya MASINDO adalah untuk mempermudah akses atas informasi yang penting tersebut,” kata Dimas.

Baca Juga :  Sinergi Telkom dengan Kemendag untuk Persiapkan Pengembang Gim Lokal Go Internasional

Dalam tiga tahun terakhir ini, Dimas mengatakan, MASINDO berperan aktif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya membangun budaya sadar risiko. MASINDO menjalankan ragam program edukasi, pelatihan, dan kampanye kepada berbagai kelompok masyarakat. MASINDO juga bersinergi dengan pemerintah dan organisasi non-pemerintah dalam mempromosikan praktik terbaik untuk kehidupan yang lebih ideal.

“Melalui upaya yang dilakukan selama ini, MASINDO berharap generasi produktif menjadi pelopor dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Dengan memanfaatkan bonus demografi secara efektif dan bertanggung jawab, serta mengadopsi pendekatan yang sadar risiko dalam segala aspek kehidupan, generasi ini dapat membantu Indonesia mencapai potensi sepenuhnya sebagai negara yang maju, inklusif, dan berkelanjutan,” tutup Dimas.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Robot di KorSel “Bunuh Diri” Gara-gara Stress Kerja Tanpa Libur. Gimana yang Manusia?
Nikmati Kemudahan Pantau Sales Lapangan Dengan Barantum CRM Canvassing
Ini 7 Tanda Perusahaan Anda Wajib Menggunakan Aplikasi CRM
PT Pigeon Indonesia Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Pantai Indah Kapuk Jakarta
Token Baru Ini Mengguncang Dunia Kripto: Simak Alasannya!
Keseruan Workshop Public Speaking Bersama Priska Sahanaya dan AGATIS di SD Kalam Kudus 2
Ingin Untung dari Bitcoin? Simak Cara Beli Bitcoin yang Benar!
Ingin Cuan dari Airdrop Crypto? Ini yang Perlu Anda Siapkan

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 10:43 WIB

Ketua Umum Ormas GML Apresiasi Anggota GML Kecamatan Marga Punduh Kawal Terus Dugaan Korupsi Di Desa Kunyaian

Senin, 15 Juli 2024 - 10:18 WIB

LSM Lipan Minta APH segara Proses secara Hukum Oknum Caleg yang diduga aniaya Masyarakat

Senin, 15 Juli 2024 - 08:42 WIB

Kapolres Pesawaran Pimpin Apel Gelar Pasukan OPS Patuh 2024,Tujuh Pelanggaran Yang Menjadi Prioritas

Minggu, 14 Juli 2024 - 16:33 WIB

Camat Kedondondong Jaling Silaturahmi Bersama Tokoh Adat,Agama Serta Masyarakat dan Apratur Desa

Minggu, 14 Juli 2024 - 13:12 WIB

SMA Taruna Raden Intan Lampung Gelar Pelantikan Taruna Taruni Angkatan Ke III

Sabtu, 13 Juli 2024 - 15:30 WIB

Kapolda Lampung Apresiasi Sinergi TNI-Polri dan Semua Pihak Selama Kunjungan Jokowi

Sabtu, 13 Juli 2024 - 15:19 WIB

Jokowi Lanjutkan Kunjungan ke Lampung Barat dan Tanggamus dengan Pengawalan Ketat Polda Lampung

Jumat, 12 Juli 2024 - 03:05 WIB

Pengamanan Ketat Kunjungan Presiden Jokowi di Lampung: Agenda Berlanjut ke Lampung Barat dan Tanggamus

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Kapolres Tegal Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2024

Senin, 15 Jul 2024 - 11:05 WIB